Sabtu, 06 Februari 2010

Intro

Hai, nama saya Islamona Mutihan Anggi Mahanta, kalian boleh panggil saya sesuka kalian asal masih dengan empat nama tersebut.

Saya adalah seorang gembala (sebutan saya sebagai seorang mahasiswa peternakan). Bukan suatu hal yang memalukan saya pikir, jika saya disebut sebagai “bocah angon” nantinya. Karena dulu, Nabi Muhammad SAW juga seorang penggembala domba.

Ternak, merupakan hal yang tidak lagi asing dengan kehidupan saya. Sejak kecil, almarhum mbah kakung telah banyak mengajari anak cucu nya beternak... ayam, kelinci, bebek dan ikan. Ehm, proses yang tak langsung ternyata, hal ini yang mendorong sampai akhirnya saya tiba di kampus peternakan UGM.

Berawal dari jurusan pilihan ketiga inilah, saya perlahan-lahan menemukan sesuatu yang unik. Kenapa unik? Karena, kita ini butuh protein untuk tumbuh... suatu makhluk membutuhkan protein, terutama protein hewani untuk pembentukan sel tubuh dan protein hewani hanya bisa didapatkan dari daging, susu dan telur (bukan dari daging sintetis yang ada di restoran vegetarian atau jus kedelai).

Masih ada keunikan lain dari bidang peternakan... hm... siapa yang tidak tertarik dengan peluang ekonomisnya yang cukup menggigit? Produk peternakan yang sifatnya lux memiliki nilai jual tersendiri daripada produk protein-protein nabati. Apalagi? Hehe, bayangkan saja, apa jadinya kalau peternakan tidak ada, tidak bisa memproduksi daging, susu dan telur, bakul bakso atau iga bakar pasti bakal gulung tikar, kita tak akan pernah lagi minum es krim...dan bahkan... warung nasi telor juga akan tutup saklawase.. J

Bukan untuk mengunggulkan bidang yang saya tekuni ssaat ini sih.. hanya sekedar menginfokan saja kepada orang-orang yang sudah kadung punya stigma negatif tentang peternakan (saya yakin 100% bahwa sebagian besar orang, memandang sebelah mata dunia peternakan karena berhubungan dengan tlethong itu...) hahaha... memang sudah resiko lah... dari limbah itu pun, bisa tetap bisa bermanfaat, sebutlah pupuk kandang atau sulak bulu ayam.

Bukankah Allah selalu memberikan suatu manfaat dibalik ciptaannya?

 

0 comments:

Poskan Komentar